Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2012

7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia

7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia



Jika berbicara masalah permen, ada begitu banyak jenis permen dari berbagai negara di dunia, namun berikut adalah permen khas yang diakui dunia yang dikatan merupakan warisan budaya suatu negara.

1. Li Hing Mui (China)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Sebenarnya permen khas ini dibuat dari buah plum kering dan diberi bubuk li hing yang rasanya manis, asam, asin. Kombinasi rasa ini menciptakan rasa yang kuat yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit tenggorokan. Permen ini awalnya hanya ada di china dan beberapa negara asia. Kemudian pada tahun 1900an, permen ini dibawa masuk pertama kali ke hawai oleh seorang imigran asia yang bernama Yee Sheong.

2. Nougat (Perancis)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Saat singgah di perancis jangan lupa ya mencicipi permen traditional bernama Nougat ini. permen yummy ini diolah menggunakan gula atau madu, kacang pistachio, almond, hazelnut plus buah buahan kering lainnya. Tekstur nougat berbeda-beda, ada yang lunak ada yang keras tergantung bahan yang dipakai. Tidak hanya tekstur, warnanya pun bisa berbeda. Nougat putih terbuat dari putih telur, sedangkan nougat cokelat dibuat dari gula caramel dan lebih kriuk kriuk saat dikunyah.

3. Turkish Delight (Turki)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Masih ingat film the chronicles of narnia: the lion, the witch, and the wardrobe yang ngetop itu? di film itu ada adegan dimana edmund berterus terang kepada white Witch bahwa permen kesukaan nya adalah Turkish Delight!! kembang gula yang nama aslinya Lokum atau cyprus delight ini emang pantas menjadi kesukaan banyak orang.teksturnya yang lembut dan lengket mirip jeli ditambah potongan kecil kaang kacangan seperti walnut, almond atau kenari serta taburan gula halus di sekelilingnya,bikin rasa permen ini Legiiiiiiit banget.

Permen yang sudah diproduksi sejak abad ke-15 ini berasal dari negara turki. namun berkat kelezatannya, turkish delight bisa terkenal ke seluruh eropa dan dunia.bahkan di inggris, permen ini dapat julukan hanhish candy karena dapat membuat orang ketagihan memakannya.

4. Gummy Bear (Jerman)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Permen ini adalah cikal bakal berbagai bentuk penmen 'gelatin lengket' yang digemari di banyak negara! permen empuk ini diciptakan oleh Hans Riegel dari kota bonn di jerman pada tahun 1922. si mungil berwarna warni ini aslinya bernama gummibar atau gummibarchen yang dalam bahasa inggris menjadi gummy bear. ketenaran permen ini mencapai negara amerika serikat. Di sana gummy bear mempunyai 5 rasa khas. yaitu rapsberry (warna merah), jeruk (warna orange), stroberi (warna hijau), nanas dan lemon (warna kuning).

5. Permen Jahe (Indonesia)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Permen jahe memang merupakan permen yang tergolong kuno. Berbicara permen ini bukan hanya berbicara puluhan tahun lalu, tetapi ratusan tahun. Setidaknya permen ini sudah tercatat di dalam buku Island of Java karya John Joseph Stockdale, pelancong berkebangsaan Inggris, yang menyebutkan, pada tahun 1778 Belanda mengirim sebanyak 10.000 pon (atau sekitar 5.000 kilogram) produk yang disebut candied ginger dari Batavia ke Eropa. Makanan ini digemari di Eropa karena menyembuhkan kembung atau dalam istilah ilmiah disebut flatulensi.

Permen ini juga Cocok sekali untuk menghangatkan badan dan menyegarkan tenggorokan. Apalagi saat udara dingin. Asli permen ini asalnya dari Indonesia. Negara yang terkenal sebagai penghasil rempah-rempah.

6. Botan Rice Candy (Jepang)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Permen ini asalnya dari jepang.Botan Rice Candy sangat lembut, kenyal, rasanya seperti jeruk lemon dan dilapisi kertas pembungkus beras. permen ini seperti plastik dan kering, tetapi jika sudah dimakan permen tsb akan mencair di mulut Anda. Ini adalah permen tradisional Jepang , dan saat ini sudah diimpor ke Amerika Utara dari Jepang oleh JFC International.Permen Botan Rice datang dalam kotak kardus kecil yang berisi 3 / 4 oz. (21 gram) permen. Setiap kotak berisi enam buah individu dan stiker. Sebelum 1998, setiap kotak berisi mainan plastik kecil. Nama permen itu, Botan (kanji: 牡丹, hiragana: ぼ たん), berarti 'peony' dalam bahasa Jepang. Sebuah peoni mekar ditampilkan pada label, di samping hariko-Inu, mainan tradisional berbentuk anjing bagi anak-anak Jepang.

7. Brigadeiro (Brazil)
7 Permen Khas Beberapa Negara di Dunia
Konon pesta ulang tahun anak2 di brazil ga akan semarak bila nggak tersedia permen yang terbuat dari susu dan bubuk cocoa ini.nama Brigadeiro sendiri diambil dari seorang nama jenderal di angkatan udara brazil pada tahun 1940 an, Brigadier Eduardo Gomez. jadi ceritanya,ketika permen ini pertama kali diciptakan, Brigadir Eduardo Gomez sangat terkenal karena berhasil membasmi pemberontak, akanya permen ini diberi nama sesuai sang jenderal untuk menghormati jasanya.rasanya yang enak dan bentuknya yang menarik membuat permen ini sering menjadi hiasan pada kue dan eskrim.

Rabu, 31 Oktober 2012

Sate Kuah

Pernah menyeruput kuah sate? Mungkin sebagian masyarakat masih asing dengan sate yang diberi kuah. Karena biasanya sate yang dikenal menggunakan dua macam bumbu yaitu, bumbu kacang atau kecap.
Jika ingin merasakan sate yang berkuah tak ada salahnya sesekali mengunjungi warung Sate Kuah Pak Obai di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat. Dengan bahan rempah pilihan, membuat aroma sate kuah Pak Obai begitu menggoda selera. Ada satu menu lagi yang tak boleh ditinggalkan, yakni sate tangkar yang berisi tulang dan daging sapi.

Di warung yang hanya berukuran 4x6 meter, hampir setiap saat selalu dipenuhi penggemar sate kuah. Jika ingin mencicipi rasanya, disarankan datang setelah jam makan siang.
Berdagang Sate Kuah di jalani Obai Ahmad Sofyan selama 10 tahun. Pembuatan sate kuah di ilhami menu masakan soto daging dan kuah gulai. Maka dicoba menu daging yang ditusuk-tusuk dengan memberikan kuah gulai. Tapi lebih dari itu, tambahan bumbu dapur yang lengkap menjadi masakannya kaya akan rasa dan baunya pun begitu harum.

Obai memiliki resep tersendiri untuk menghilangkan bau daging sapi serta menghilangkan alotnya daging. "Daging sapi kita rebus beberapa jam lamanya sebelum ditusuk. Saat dibakar, daging sapi diolesi bumbu dapur terlebih dahulu dan kemudian dibakar, dan itu dilakukan berulang kali," kata Obai.

Begitu juga dengan kuahnya, pembuatan dilakukan seperti membuat kuah santan pada gulai. Namun khusus kuah sate miliknya, Obai menambahkan bahan rempah untuk menambah kenikmatan serta memberi keharuman pada masakannya. "Rata-rata pengunjung akan memuji kelezatan rasa kuah sate," jelas pria yang bermukim di Grogol Petamburan, Jelambar, Jakarta Barat ini.

Selain Sate Kuah daging sapi, warung milik Obai juga menyediakan menu lain berupa Soto Tangkar, yakni Soto campur yang terdiri dari daging sapi, tulang muda, babat, kikil, dan beberapa bahan lain. Bagi penggemar masakan yang terbuat dari daging sapi, Soto Tangkar tak kalah lezatnya dibanding dengan Sate Kuah.

Untuk Sate Kuah dijual dengan harga 10.000 per porsi plus sepiring nasi. Harga yang sama juga berlaku untuk Soto Tangkar. Selain rasanya yang lezat, harganya juga murah. Dari sinilah, pelanggan yang datang ke warungnya makin hari kian bertambah.

Keterampilan mengolah bumbu dapur yang dimiliki Obai, ternyata didapat ketika ia bekerja di katering yang dimiliki neneknya. Lambat laun, Obai makin terampil meramu sejumlah bumbu hingga menemukan rasa yang pas. "Dulu saya sempat ikut nenek usaha ketering atau membantunya memasak di sebuah acara, secara tak langsung saya pun tau bagaimana caranya memasak. Dan berbekal keahlian memasak inilah yang akhirnya mendorong saya mencoba usaha jual soto dan sate," kenang Obai yang sempat bekerja sebagai sopir truk di Jakarta.

Setelah sepuluh tahun berusaha, kini Obai bisa memetik hasilnya. Bahkan, Obai sudah membuka warung makan di Pluit Jakarta Utara. Dari dua tempat ini, Obai mampu meraup omzet hingga Rp 2 juta sepekan. Tidak hanya itu, Obai juga membantu keluarganya yang sedang menganggur dengan mempekerjakan mereka di warung makan miliknya.

Asinan Betawi

Panas dan jauh bukan halangan untuk mencicipi asinan ini. Kelezatannya sudah tersiar seantero Jakarta, bahkan sampai ke luar kota! Campuran sayur-sayuran segar disiram dengan kuah kacang dan ditemani dengan kerupuk mie renyah. Siapa bisa tahan?

Jakarta tengah hari yang terik seperti biasa membuat saya kepikiran asinan. Hmm... Pasti rasanya yang asam-pedas-segar bisa membuat mata yang ngantuk ini jadi melek lagi. Berhubung sebentar lagi ulang tahun Jakarta, saya bertekad memuaskan ngidam saya dengan mencari asinan Betawi paling enak se Betawi.

Berbekal informasi dari teman dan rekomendasi dari internet, saya berangkat menuju Rawamangun. Konon, di sinilah salah satu asinan Betawi paling tersohor berada. 'Asinan Kamboja Haji Mansyur', saya membaca ulang tulisan di secarik kertas yang saya bawa-bawa agar tak nyasar.

Patokan warung makan ini adalah Rumah Sakit Persahabatan. Dari situ, Anda bisa bertanya kepada orang sekitar di mana asinan Haji Mansyur. Jangan cuma sebut 'asinan Kamboja', soalnya di Jalan Taman Kamboja ini ada dua asinan Betawi. Letaknya memang masuk agak dalam, di tengah-tengah pemukiman. Namun, di depannya ada tempat parkir cukup luas. Kalau naik angkutan umum dan malas berjalan kaki, naik bajaj saja.

Sesampainya saya di sana, sudah ada beberapa orang yang mengantri ingin membawa pulang asinan. Untung saja tempat makannya yang berkapasitas 24 orang masih sepi. Saya langsung memesan asinan sayur untuk dimakan di tempat. Maklum, sudah tak tahan!

Tak lama kemudian, datanglah sepiring asinan sayur (Rp 10.000) lengkap dengan kerupuk mie dan kerupuk warna merah muda. Seperti umumnya asinan Betawi, isinya terdiri dari tauge, timun, kol, selada, tahu putih, dan kacang tanah. Sayur mayur ini disiram dengan kuah kacang kemerahan yang agak kental.

Kenikmatan asinan ini langsung terasa saat suapan pertama. Sayur-sayurannya segar dan renyah, baru dicampur jika ada yang pesan. Kuahnya nikmat, gurih dan agak pedas, bikin sensasi makan asinan semakin seru. Di sela-sela mengunyah, saya menyeruput es teh manis (Rp 3,000) untuk membilas panas yang tersisa di lidah. Habis itu, saya patahkan kerupuk mie dan mencocol kuah asinan untuk ngemil. Kriuk kriuk! Ujungnya yang agak lembek kena saus jadi makin asyik dikunyah.

Kalau menurut Anda kuahnya masih terasa kurang pedas, ada sambal campuran kacang, cabai hijau, plus oncom yang tersedia di meja. Kalau ingin mengajarkan anak makan sayuran dengan menyuapkan asinan, Anda bisa menambahkan gula merah cair yang sekilas mirip kecap agar kuahnya terasa lebih manis. Kerupuk mie jumbo juga bebas Anda ambil kalau masih terasa kurang.

Belum habis sepiring, perut saya sudah terasa kenyang. Porsinya memang agak banyak. Rasanya sayang sekali menyisakan asinan yang nikmat ini, tapi apa daya perut saya sudah tak muat. Oh iya, warung makan ini hanya menyediakan asinan sayur dan asinan buah (Rp 9,000) lho, tidak ada menu makanan lain. Pilihan minuman pun terbatas pada teh botol, es teh manis, atau air putih.

Ternyata tak rugi saya rela jauh-jauh ke Rawamangun di tengah cuaca terik, demi sepiring asinan Haji Mansyur. Betul kata orang, asinannya memang nikmat! Saat saya beranjak pulang pun masih ada beberapa orang yang antri. Sementara itu, area makannya mulai dipenuhi keluarga, karyawan, atau warga sekitar yang rindu kenikmatan racikan Haji Mansyur.

Asinan Betawi Haji Mansyur
Jl. Taman Kamboja No. 10 RT 08 RW 11
Rawamangun, Jakarta Timur
Telepon: 021-4707242
Buka setiap hari, pukul 09.30-21.00

Sop Buntut




Slruup! Anget gurih Sup buntut goreng Buat penggemar daging pastinya menu sup buntut goreng ini cocok dijadikan pilihan untuk makan siang nanti. Tidak hanya bisa menikmati daging yang garing diluar dan empuk di dalam. Kuah kaldu sapi yang hangat dengan tomat dan wortel yang segar bakal menambah nikmatnya.

Sup buntut goreng alias Fried Oxtail Soup ini memang sudah memiliki tempat tersendiri bagi para penggemarnya. Sup buntut goreng ini sebenarnya merupakan varian lain dari sup buntut klasik. Bedanya terletak pada potongan buntut yang disajikan dengan cara digoreng dan diberi racikan bumbu sehingga rasanya gurih harum.

Bahan utama sup ini tentunya berupa buntut sapi. Bisa memakai buntut sapi lokal yang cenderung sedikit berlemak atau jika suka bisa juga memakai buntut sapi import yang lemaknya banyak namun dagingnya juga tebal.

Untuk menu yang satu ini biasanya buntut sapi disajikan dalam beberapa potong buntut dalam piring. Kuah sup beraroma kaldu dan sayurannya disajikan secara terpisah seperti daun bawang, tomat, seledri dan wortel. Setelah semuanya diracik saja rasanya jadi lebih gurih dan enak.

Untuk memakan buntut goreng ini tentunya bisa dinikmati sesuai selera. Buat yang tidak ingin melewatkan garingnya daging buntut ini bisa memakannya dagingnya dulu dan kemudian menghirup kuahnya yang beraroma kaldu. Bisa juga dengan cara mencampurkan potongan buntut ke dalam kuah kaldu. Agar makin sehar bisa juga ditambahkan dengan kucuran jeruk nipis dan sambal rawit.

Buat Anda penggemar sup buntut goreng berikut beberapa pilihan restoran yang menyediakan menu ini.

Daput Buntut
Jl. KH. Abdullah Syafei No.50D
Jakarta
Telp: 021-8310555

Sop Buntut Ibu Samino
Jl. Setia Budi No. 18
(Belakang Wisma Bakrie)
Karet Kuningan - Jakarta
Telp: 021-70833833

Andrawina Restoran
Sahid Jaya Hotel Lv.GF
Jl. Jend. Sudirman No. 86
Jakarta Pusat
Telp: 021-5704444 ext.1424

Sup Buntut An (Mr.Sangid Ex Borobudur)
Gading Batavia Food Promenade
Blok LC 8/30 Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telpon: 021-45854334, 45854335

Sup Buntut Semoga (Cut Mutia)
Jl. Menteng Kecil 1
Jakarta Pusat
Telpon : 021-3924213, 3146266

Bakerz In
Plaza Senayan Lt.2
Jakarta Selatan

Minggu, 21 Oktober 2012

Romantisme Lampau di Kedai Kopi Es Tak Kie

Jika Anda penggemar setia kopi, dan ingin menikmati kopi dengan nuansa tempo dulu, datanglah ke Kedai Kopi Es Tak Kie, di kawasan Petak Sembilan, Glodok, tepatnya di Gg Gloria, RT 02/06, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Di tempat ini selain bisa menikmati es kopi, kita juga akan dibawa ke romantisme di era sebelum kemerdekaan saat kedai itu didirikan.

Ya, di kawasan Pecinan bergang sempit yang panjangnya kurang lebih 100 meter tersebut, Kedai Kopi Es Tak Kie itu telah berdiri sejak tahun 1927 dengan menu andalan es kopi yang hanya dihargai Rp 10.000 dan es kopi susu yang cuma dibanderol Rp 11.000 per gelas.

Nuansa masa lalu memang terasa kental saat pertama kali menginjakkan kaki di kedai tersebut. A Yau alias Latif Yunus (62), pemilik kedai kopi yang merupakan generasi ketiga dari keluarga Lion Tjoen yang kini mengelola kedai kopi bersama adik iparnya, Aping, memang sengaja mempertahankan nuansa tempo dulu. Itu terlihat dengan kursi dan meja yang sudah ada sejak kedai berdiri dan sampai saat ini tetap dipertahankan, serta dindingnya yang dikelilingi foto-foto zaman dahulu.
 A Yau mengatakan, kedai kopi yang dikelolanya sudah mulai dirintis oleh kakeknya sejak tahun 1927. Tapi saat itu hanya berupa warung kecil layaknya warung kopi yang biasa bertebaran di mana-mana. Namun, berkat kerja keras leluhurnya, usaha itu terus berkembang dan telah memiliki banyak pelanggan fanatik.

Banyaknya pelanggan yang datang, membuat pundi-pundi uang pun berdatangan. Bahkan, pada tahun 1990 kedai itu pun mampu membeli ruko di gang tersebut, dan pindah dari tempat sebelumnya yang semula di depan gang sempit.

Disinggung soal racikan kopi yang jadi ciri khasnya, A Yau, mengaku meracik lima jenis kopi unggulan menjadi satu yang salah satunya kopi robusta.

“Soal masalah itu saya pikir tidak ada yang spesial. Tapi yang membedakan dengan warung kopi atau kafe kopi lainnya hanya jenis kopinya saja, yang memang spesial dan sangat terpilih. Selain itu takaran gula dengan kopi serta es juga harus pas. Bicara cara meraciknya sama dengan meracik kopi pada umumnya, yaitu kopi diseduh dengan air panas dicampur gula pasir kemudian diaduk dan diberi bongkahan es batu. Jadi hanya itu resepnya,” ungkap A Yau
A Yau menambahkan, ketenaran kedai kopinya membuat tempat itu sering dikunjungi aktor film tahun 60-an seperti Tan Cheng Bok, kemudian komikus terkenal Kho Wan Gie. Bahkan kedai kopinya juga sering dijadikan tempat syuting film salah satunya film Dewi-Dewi yang dibintangi Wulan Guritno, karena setting tempatnya yang sangat pas dengan suasana tempo dulu.

Ketenarannya pun sudah sampai keluar negeri dengan pelanggan tetap ada yang dari Korea, Cina dan Jepang, yang bila berkunjung ke Indonesia, ungkap A Yau, orang-orang dari negara tersebut pasti mampir ke kedainya untuk menikmati es kopi atau es kopi susu.

Namun, untuk menyiasati persaingan dan menangkap peluang pasar, sejak tahun 1990 kedai kopi yang mempekerjakan tujuh karyawan itu, juga menyajikan bubur ayam, nasi tim ayam dan bakmie dengan omzet Rp 3 juta lebih perhari. “Sebenarnya untuk penghasilan tidak begitu banyak. Kami tetap mempertahankannya untuk menjaga warisan leluhur kami dan pelanggan saja,” terang A Yau.

Yolanda (40) satu pelanggan mengatakan, es kopi di tempat tersebut berbeda dengan di tempat lain. Menurutnya, cita rasa dari kopi tersebut terasa segar dan manis, terlebih disajikan tanpa ampas.

“Saya peminum kopi dari mulai remaja hingga saat ini. Saya sudah merasakan banyak minum kopi baik itu dari yang dijual di kafe maupun restoran atau hotel, dan umumnya rasanya tidak jauh beda. Tapi kalau minum di sini sangat jauh berbeda rasanya. Rasa kopinya membuat kepala yang pusing hilang saat itu juga,” tandasnya.

Kamis, 18 Oktober 2012

Lesehan Prasmanan Kebon Pring

Kali ini kuliner yg agak jauh dari Kota Kediri. Lokasinya Tawang – Wates, kalo mau ke gunung kelud lewat sini dah.  Namanya Lesehan Prasmanan Kebon Pring. tempatnya tidak terlalu besar, lesehan, biasa aja. yang menarik malah di luarnya. Warung ini didepan rumah bergaya kastil, pemiliknya asli orang Wates. baru buka tahun sekitar september 2011.
kebonpring Kuliner Kediri: Prasmanan Kebon Pring   Wates
Menu ada bermacam-macam walaupun belum terlalu banyak. Ada ayam lodoh, penyetan, sayur asem, ayam bakar, ikan bakar dsbnya. namun karena informasi yang didapat yg enak adalah adalah Gado-gado.. maka Kami pesen gado-gado icon smile Kuliner Kediri: Prasmanan Kebon Pring   Wates
Kami sengaja memilih makan diluar, di bawah rimbunnya tanaman hias, duduk di lincak/kursi bambu panjang. asik gitu sore-sore di depan rumah, pinggir jalan, sejuk angin semilir. Gado-gado lumayan enak.. cuma karena masih baru jd pelanggannya belum banyak dan masakan gado-gadonya nggak ready, jadi penyajiannya agak lama, kalo sudah kelaparan jangan pesen gado-gado icon smile Kuliner Kediri: Prasmanan Kebon Pring   Wates .
kebonpring gado2 Kuliner Kediri: Prasmanan Kebon Pring   Wates


Warung ini cocok yg ingin menikmati suasana, apalagi kalo sore-sore.
Kalau bawa anak-anak juga pasti suka, ada bandulan, patung-patung hewan yg bisa dinaiki..

kebonpring luar2 Kuliner Kediri: Prasmanan Kebon Pring   Wates
Dipinggir rumah ditanami bambu hias, bagus banget jd berasa dingin dan asri.

Lesehan Prasmanan Kebon Pring
Jl. Kelud telp. (0354) 444426 Tawang, Wates, Kediri
Harga: Rp. 6000

Sabtu, 13 Oktober 2012

Leumang Makanan Masyarakat Serambi Mekkah

SEBAGIAN besar masyarakat Aceh menjadikan leumang sebagai menu favorit berbuka puasa. Penganan yang biasa disantap dengan selai srikaya ini, cukup digemari karena memiliki rasa khas dan gurih.

Leumang atau dalam bahasa Melayu disebut lemang terbuat dari beras ketan atau ubi, proses memasaknya, yakni setelah direndam beberapa saat, selanjutnya dimasukkan ke dalam buluh bambu yang telah disusupi daun pisang, kemudian diberi santan ke dalam buluh bambu setelah itu panggang dibara api hingga masak.

Selain memakai selai srikaya, leumang juga biasa dimakan dengan tapai dan air tebu sehingga dijadikan kudapan sambil menyeruput kopi di Aceh.

Bagi masyarakat yang tinggal di pesisir Barat Selatan, membuat leumang selalu dilakukan pada saat menyambut Ramadan dan Idul Fitri karena ini merupakan tradisi yang dilakukan secara turun temurun. Bahkan, penganan khas rumpun Melayu ini termasuk kue paling diminati warga di Serambi Mekkah.

Marwan, seorang warga Banda Aceh ini mengaku, sering menyantap leumang saat berbuka puasa. Alasannya leumang lebih mengenyangkan dan menyehatkan ketimbang menyantap makanan yang mengandung bahan kimia dan pewarna makanan.

"Saya suka sekali leumang, citarasanya sangat gurih dan untuk aromanya itu muncul dari daun pisang dan buluh bambu yang diproses dengan cara dibakar sehingga membuat nafsu selera makan saya jadi bertambah," sebutnya.

Seiring banyaknya permintaan, penjaja leumang pun semakin bertaburan apalagi ketika menjelang waktu berbuka puasa. Pemandangan seperti ini sudah pasti sangat sulit dijumpai selain bulan suci.

Selain itu, di Banda Aceh, ada satu jenis leumang paling terkenal, yaitu buatan Hafsanabah (62), dimana dirinya selalu berjualan demi mengais rejeki di pinggir jalan Syiah Kuala Lamdingin, di bulan suci ini bisa meraup hingga Rp2,5 juta untuk per-harinya selama Ramadan. Pendapatannya ini meningkat hingga empat kali lipat dibanding omset ketika berjualan di hari-hari biasa.

"Selama puasa omsetnya bisa sampai Rp2,5 juta, rata-rata menghabiskan 35 bambu beras ketan sehari. Kalau hari-hari biasa hanya menghabiskan delapan bambu ketan," kata Muhammad Yakob (32) anak Hafsanabah yang sudah sebelas tahun ikut membantu ibunya membuat leumang.

Jika dilihat, kurang lebih ada tiga jenis leumang yang dijual Hafsanabah, masing-masing terbuat dari ketan putih, ketan hitam dan ubi. Harga jualnya berkisar Rp20 ribu hingga 60 ribu per batang, kesemuanya ini tergantung pada jenis ukuran atau Rp5.000 per tujuh centimeter.

Leumang buatan Hafsanabah disukai oleh berbagai kalangan dan usia. Ada pula yang menjadikan sebagai oleh-oleh. "Orang mau ke Jakarta misalnya, sering pesan leumang ke sini. Leumang bisa disimpan sampai dua hari," ujar Yakob.

Sabtu, 06 Oktober 2012

Cafe buat pecinta anime di Tokyo

Ikebukuro Animate Café di Tokyo akan berkolaborasi dengan anime Magi pada menu khusus dan kampanye dari tanggal 1 Oktober hingga 31 Oktober. Hidangan utama dan makanan penutupnya meliputi (dari kiri ke kanan) Aladdin's "I Love You, Yamuraiha" Plate; BBalbadd Style Bream Sauté; Sinbad & the Eight Generals' Gratin; Sindria Style Seafood Pasta; Kou Empire Hors d'œuvre; the "Ala-Ali-Mor Dessert Plate" yang terinspirasi oleh Aladdin, Ali Baba, dan Morgiana, dan Dark Rukh Parfait dari Judal.
Ada juga menu minuman Magi dengan Aladdin & Yamuraiha Teacher-Student Set, Ali Baba & Sharrkan Teacher-Student Set, Morgiana & Masrur Teacher-Student Set, Sinbad's King Set, Jafar's Binge-Drinking, dan Judal's Black Sun.
Setiap pesanan hidangan atau makanan penutup akan muncul dengan salah satu dari lima clear bookmark yang berbeda dengan key visual art untuk animenya, sementara minumannya masing-masing akan muncul dengan salah satu dari tujuh tatakan gelas yang berbeda yang dihiasi dengan ilustrasi karakter deformed.
Seperti yang dikutip megindo.net dari animenewsnetwork, kafe ini juga akan menjual barang-barang yang terbatas seperti delapan pin lencana yang berbeda, kue-kue yang dicetak dengan karakternya, sebuah clear file folder berukuran A4, dan tujuh jimat karakternya.
© Shinobu Ohtaka / Shogakukan - Magi Production Committee - MBS